Banda Aceh – Mobil dinas Walikota Banda Aceh jenis Toyota Prado yang diperuntukkan kepada Walikota Banda Aceh yang baru, ternyata jauh dibawah harga mobil penyapu jalan yang dibeli oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh.

Mobil penyapu jalan merek Hino yang baru saja dibeli oleh Pemkot Banda Aceh seharga Rp 3,2 Miliar untuk menyapu jalan didalam kota Banda Aceh jauh diatas harga Toyota Prado yang berkisar 1,5 Miliar.

Berdasarkan penelurusan Harian Merdeka mobil penyapu jalan tersebut berukuran cukup besar dan menganggu arus lalu lintas jika beroperasi.

Kadis Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh, Samsuar mengatakan mobil penyapu jalan hanya beroperasi saat tengah malam.

“Kalau siang banyak yang parkir dipinggir jalan, karena itu kami operasikan tengah malam saat jalanan sepi,” jelasnya.

Penggadaan mobil penyapu jalan tersebut pernah dikritik oleh anggota DPRK Banda Aceh, Abdul Rafur lantaran dianggap terlalu mahal dan tidak cocok dengan kondisi jalan di Banda Aceh yang sempit.

Pengadaan mobil dinas baru untuk Walikota diusulkan dalam APBK 2017 merupakan inisiatif dari kepemimpinan Walikota Illiza Sa’aduddin Djamal. Begitu juga dengan penggadaan mobil penyapu jalan.

Pemerintah kota Banda Aceh yang baru dibawah kepemimpinan Aminullah Usman nantinya akan mengusulkan RAPBK Perubahan pada bulan Juli atau Agustus bersama DPRK Banda Aceh.

Aminullah akan memprioritaskan APBK Banda Aceh untuk kesejahteraan warga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

 

Facebook Comments