Alamak! 12 Tahun Damai Aceh, Masyarakat Belum Rasakan Implementasi Isi Perdamaian

0

PIDIE – Sudah 12 tahun usia perdamaian Aceh yang ditandai dengan penandatangan MoU di Helsinki 15 Agustus 2005 lalu.

Namun butir-butir MoU Helsinki yang tertuang dalam Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) tidak sepenuhnya dapat diwujudkan.

“Sampai sekarang masyarakat belum merasakan apapun dari implementasi isi perdamaian tersebut,” kata Sekretaris DPW Partai Aceh (PA) Kabupaten Pidie Tgk Anwar Husen kepada wartawan usai memperingati Milad GAM ke 41 di Kantor DPW PA Pidie yang dihadiri ratusan para kombantan.

Dalam mengimplementasikan undang-undang No 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang merupakan sebuah aturan yang khusus bagi rakyat Aceh. Jadi dalam hal ini Pemerintah Pusat, kata Anwar, harus merealisasikan apapun yang telah dijanjikan untuk Aceh.

“Janganlah pasal demi pasal yang menjadi kekhususan Aceh yang tertuang dalam UUPA diamputasi satu demi satu,” ungkapnya.

Kepada Aceh baik sebagai pemegang kekuasaan Aceh serta DPR Aceh dan pemimpin GAM, kata Tgk Anwar, agar selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan UUPA dalam pelaksanaan tatanan pemerintahan di Aceh. Begitu juga pemerintah pusat agar semua yang telah dijanjikan untuk Aceh dapat diwujudkan.

“Kami sangat ikhlas dengan kondisi perdamaian di Aceh tentunya dapat terwujud kemakmuran yang hakiki bagi rakyat Aceh,” ujar Anwar mewakili Ketua PA Pidie Sarjani Abdullah yang mengikuti milad di Mireu, Indrapuri Aceh Besar, di Makam Teungku Hasan bin Muhammad Di Tiro.[ajnn]

Facebook Comments