Alamak! 5 Kecelakaan Terjadi di Depan Unimed dalam Semalam

0

MEDAN-Akibat guyuran hujan dan minimnya penerangan jalan, sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Pasar V Medan Estate, tepatnya di depan Universitas Negeri Medan (Unimed), Jumat (1/12) malam.

Sedikitnya lima unit mobil menghantam trotoar yang baru dibangun Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Deli Serdang. Disinyalir, trotoar tersebut dibangun tanpa memperhatikan aspek keselamatan pengendara.

Menurut seorang saksi mata, Arief Amri, tidak sampai enam jam, lima mobil menjadi korban dan sejumlah pengendara terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

“Sejak habis Magrib sampai jam 12 malam sudah lima mobil yang menghantam trotoar baru ini. Rata-rata sopirnya dilarikan ke Rumah Sakit Haji. Ada yang patah gigi, retak tulang rusuk, bahkan ada yang muntah darah tadi,” kata Arief.

Petugas Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) dari Polsek Percut Sei Tuan yang turun ke lokasi menyebut, pihaknya mendapat informasi mengenai banyaknya kendaraan yang mengalami kecelakaan di depan Kampus Unimed.

Untuk mengurai kemacetan, polisi kemudian menghubungi sejumlah truk derek untuk menarik mobil-mobil tersebut.

“Ada lima mobil yang jadi korban. Ini karena tidak adanya lampu jalan sehingga kondisinya menjadi gelap. Trotoar yang satu dengan yang lain juga nggak lurus, jadi mobil yang dari sana akan menghantam trotoar sini setelah melewati perempatan,” jelas Aiptu A. Dalimunthe.

Sementara Ketua LKMD Medan Estate, Indra Surya Nasution, mendesak agar Dishub Deli Serdang segera membongkar trotoar tersebut karena menjadi penyebab kecelakaan. Bahkan menurutnya, pembangunan trotoar tersebut terkesan asal-asalan.

Indra menyebut, daripada harus membahayakan pengendara, lebih baik trotoar tersebut dibongkar. Sebab menurutnya, kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut juga tida teratasi dengan adanya trotoar.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Deli Serdang, J Manurung mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Itu sudah kita rencanakan akan dipasang lampu jalan. Karena dalam pembangunan itu tidak hanya Dishub yang terlibat, namun juga ada pihak lain termasuk PU. Kita sudah koordinasi dengan mereka. Namun karena sudah akhir tahun, itu dianggarkan pada tahun berikutnya. Untuk sementara kita akan pasang rambu lalu lintas lah akibat kejadian ini,” ujar Manurung.

“Mungkin mereka yang terlibat kecelakaan baru pertama kali lewat kesana. Dia kan punya lampu penerangan juga di mobilnya. Mungkin karena hujan jalan jadi tergenang. Yang jelas secara bertahap lah kita bangun,” tukasnya.

Facebook Comments