Terobosan Wali Kota Banda Aceh

Bang Carlos, Membenahi Kota dengan Hati

Laporan ,

Tetaplah bekerja dengan hati Bang Carlos.. Meskipun ada satu dua orang yang membencimu.. Gaya kepemimpinanmu yang merakyat bukanlah rekayasa media, memang sudah tabiat engkau sejak masih di Bank BPD Aceh.

Bersama Chek Zainal Arifin, meskipun belum genap 3 tahun engkau menjabat, namun Waduk PDAM raksasa sudah engkau bangun, Pasar Ikan, Daging, Unggas segera engkau pindahkan ke lokasi baru yang modern dan layak serta menjadikan lokasi lama di Peunayong sebagai RTH, areal kumuh di bantaran sungai krueng Aceh engkau jadikan kawasan kuliner baru yang setiap malam dipadati warga kota,

Kawasan kumuh di bantaran Krueng Daroy engkau jadikan kawasan wisata baru, yang ramai dikunjungi warga.

Dengan keterbatasan anggaran APBK engkau juga membangun drainase baru di sejumlah kampung, mendirikan PT MMS untuk membantu pedagang kecil terlepas dari jerat rentenir, menambah nilai bantuan untuk para Difabel, membangun pusat kuliner Ulee Lheue Park untuk sektor wisata dan umkm.

Tama-taman kota kini semakin indah, mekarnya bunga warna warni membuat jalan protokol Banda Aceh mirip kota kembang, dan hiasan lampu warna warni menambah semarak kota di malam hari.

Foto : agus maulana

PDAM, DLHK3 dan Satpol PP WH dan dinas terkait lainnya engkau perintahkan buka layanan Call Center Reaksi Cepat, dan ini hanya ada dimasa kepemimpinan engkau, termasuk beraninya seorang pemimpin menghadapi langsung keluhan warga melalui program Wali Kota Menjawab yang digelar rutin setiap bulan, live di 10 radio tanpa ada sensor bagi warga yang ingin mengadu kepada pemimpinnya. Kelak, inovasi program Wali Kota Menjawab ini akan diadopsi oleh seluruh kepala daerah di Indonesia.

Engkau juga menyemarakkan zikir di Banda Aceh meskipun ada satu dua orang yang nyinyir karena kepanasan mendengar lantunan zikir mengalir dari Pendopo Wali Kota. Dahulu, Pendopo Wali Kota adalah rumah pejabat yang sulit disinggahi rakyat kecil, namun kini engkau membuka Pendopo untuk seluruh warga Kota.

Setiap Minggu pagi, engkau menyapa warga Kota di Car Free Day, mengajak warga hidup sehat dan dampaknya ratusan UMKM bisa hidup dari semarak nya CFD. Di seluruh Aceh, hanya ada di Banda Aceh kegiatan rutin CFD. Melalui CFD, warga kota juga sering menyampaikan aspirasinya kepada Wali Kota.

Meski belum genap 3 tahun, banyak janji yang sudah engkau tepati. Mengembalikan kejayaan Persiraja sudah engkau penuhi. Persiraja kini berada di kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Liga 1. Andaikan engkau dulu tidak terpilih Wali Kota, mungkin Persiraja sudah hilang ditelan bumi seperti nasib klub-klub lainnya di Aceh.

Tak terhitung sudah Miliaran rupiah dana pribadi engkau keluarkan untuk mendukung Persiraja lolos ke Liga 1, tapi tidak pernah engkau umbar ke medsos.

Ratusan penghargaan dalam dan luar negeri sudah engkau terima, tapi engkau selalu berkata ini adalah cambuk untuk terus mengabdi kepada warga.

Lihatlah dulu Pasar Aceh Lantai III, seperti gudang tua yang menjadi tempat 'Jin Buang Anak', namun disulap oleh Wali Kota menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP) yang mewah dan elegan. Warga bisa mengurus keperluan administrasi sambil berbelanja.

Sektor UMKM di Banda Aceh berkembang sangat pesat, tercatat ada 12 ribu UMKM yang terdata saat ini, UMKM Expo adalah terobosan engkau dalam mempromosikan produk UMKM agar lebih dikenal publik.

Sebagai kota jasa, sektor wisata menjadi unggulan utama, engkau menjemput bola ke Jakarta, mengajak pengusaha muslim papan atas Indonesia, Chairul Tanjung untuk membangun Trans Studio Mall terbesar di Sumatera.

Jika melewati Hermes Hotel di Lampineung, anda akan melihat bangunan megah yang ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri 2021, bayangkan jika ini selesai, hampir seluruh warga dari Kabupaten dan Kota akan membelanjakan uangnya di Banda Aceh, membawa anak dan keluarganya berlibur ke Kota Gemilang, alhasil PAD bertambah dan UMKM semakin berkembang. Tak perlu lagi ke Medan.

Di masa cobaan pandemi Covid-19 ini dan banjir beberapa waktu lalu engkau sudah membuktikan kapasitasmu sebagai seorang pemimpin. Meski hanya tidur 2 jam sehari, tidak membuat engkau lemah di siang hari demi melayani kota ini.

Di akhir masa jabatan tahun 2022 engkau bertekad menjadikan Banda Aceh kota 1000 event, guna mendatangkan lebih 1 juta wisatawan lokal dan mancanegara melalui program Visit Banda Aceh Year 2022, yang berimbas pada meningkatnya pendapatan umkm, jasa perhotelan, transportasi, kuliner, dan berbagai sektor usaha lainnya.

Bang Carlos, tetaplah bekerja dengan gayamu yang merakyat, rakyat sudah cerdas melihat perubahan Kota menuju arah positif, masih ada beberapa PR yang sedang engkau benahi, kami yakin akan tuntas sebelum engkau menyelesaikan masa jabatan 5 tahun. (Editorial)