Belasan Rumah Terancam Abrasi di Gampong Geunteng Barat

0

PIDIE – Pasang purnama melanda kawasan pesisir pantai di Kecamatan Batee, Pidie mengakibatkan belasan rumah di Gampong Geunteng Barat terancam abrasi.

Saiban (40), warga Geunteng Barat kepada wartawan, Senin (4/12) mengatakan sudah 200 meter pesisir pantai yang berdekatan kemukiman penduduk terkikis gelombang dan arus laut.

“Saat ini masyarakat yang tinggal berdekatan pesisir pantai sangat meresahkan, karena dikuatirkan pasang purnama akan kembali terjadi dalam beberapa hari kedepan,” ujarnya.

Hantaman gelombang pasang purnama, kata Saiban, telah mengakibatkan perubahan mulut muara yang mengarah ke pemukiman penduduk, sehingga dikuatirkan akan menghantam pantai rumah penduduk.

“Saya berharap pemerintah agar segera mungkin menanggulangi persoalan abrasi, sebelum menelan kemukiman penduduk,” kata Saiban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) Pidie Apriadi mengatakan, abrasi pantai telah pada September lalu yang mengakibatkan perubahan mulut muara Kuala Batee.

“Saat itu kami sudah menurunan satu unit alat berat Beko untuk mengeruk mulut muara dan mengarahkan ke tempat semula,” ungkapnya.

BPBD Pidie, kata Apriadi, juga sudah menerima laporan kondisi rumah warga yang kini terancam abrasi dan sudah meaporkan ke Badan Penanggulangan Bancana Aceh (BPBA) Propinsi Aceh.

Selain itu, laporan tersebut juga telah dilaporkan ke BNPB Pusat untuk mengusulkan pemasangan batu gajah disepanjang muara Kuala Batee tersebut.[ajnn]

Facebook Comments