Buku “Ala Aminullah Perangi Rentenir” Akan Jadi Bahan Sosialisasi MES Kota

Banda Aceh – Organisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Banda Aceh akan menjadikan buku ‘Ala Aminullah Perangi Rentenir’ sebagai bahan sosialisasi dan edukasi ke tengah-tengah masyarakat dalam rangka membumikan ekonomi syariah.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan para pengurus MES Kota Banda Aceh yang baru terpilih dengan Ketum MES Aceh, Aminullah Usman, Jumat (4/12/2020) di pendopo wali kota.

Ketua Umum MES Kota Banda Aceh, Angkasah Djuned bersama jajaran pengurus, Ida Farida (Sekum) dan jajaran pengurus lainnya seperti Dr Nasir, Zein Surya, Syarifuddin Lubis, Aulia Prasetya dan dewan pakar MES Kota, Usluhuddin berkesempatan melakukan silaturrahmi dengan Aminullah yang dalam kesempatan ini didampingi Sekum MES Aceh, Sugito.

“Tujuan kita yang pertama silaturrahmi dengan Ketum MES Aceh, kemudian kami juga ingin melaporkan hasil musyawarah dimana kami telah terpilih secara aklamasi untuk memimpin MES Kota Banda Aceh untuk peridoe selanjutnya,” ujar Angkasah Djuned mengawali pertemuan.

Ia kemudian menyampaikan, usai terpilih dirinya langsung memilih sejumlah sosok yang kompeten di bidangnya untuk bergabung dengan MES kota.

“Dari bincang-bincang awal kita juga sudah bahas program-program yang dijalankan organisasi ke depan. Salah satunya akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dalam membumikan sistem ekonomi syariah,” ujar Angkasah Djuned.

Ia menyampaikan, dari sekian banyak program yang akan dijalankan, buku ‘Ala Aminullah Perangi Rentenir’ akan menjadi referensi dan materi yang akan disosialisasikan secara luas ke masyarakat kota.

“Di buku Ala Aminullah Perangi Rentenir ini bisa kita jadikan referensi. Bukan hanya teori tapi Pak Ketum telah membuktikan kiat-kiat memberangus praktek riba, seperti mendirikan LKMS Mahirah Muamalah. Dan semua terangkum dalam buku ini,” kata Angkasah Djuned sambil memperlihatkan buku tersebut yang baru saja diberikan Aminullah untuk dirinya dan jajaran pengurus MES Kota Banda Aceh.

Dalam pertemuan ini, Angkasah Djuned juga berharap bimbingan-bimbingan dari Aminullah dan Pengurus MES Provinsi Aceh agar dapat menjalankan tugas organisasi dengan maksimal.

Sementara itu, Aminullah Usman mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat atas terpilihnya pengurus baru MES kota.

Sebagai Ketum MES Aceh, ia memastikan akan terus mendukung setiap program organisasi tersebut dalam membumikan sistem ekonomi Islam di ‘Kota Gemilang’.

“Yang penting kuatkan tekad, dengan tekad kita akan mudah menyusun strategi bagaimana kedepan MES Banda Aceh ini bisa terus berkontribusi nyata memerangi praktek riba di kota ini,” ujar mantan Dirut Bank Aceh ini.

Menurutnya, genderang perang terhadap rentenir harus terus ditabuh. Selain bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam, praktek riba juga sangat merugikan masyarakat.

“Sangat sulit bagi masyarakat kita berkembang dibawah cengkeraman rentenir. Kita yakin dengan membumikan sistem ekonomi Islam praktek-praktek ribawi ini akan punah. Inilah tugas kita, dan kita harus terus bersinergi,” pungkas Aminullah.