Coffee Fest Toba 2017 Bisa Mengangkat Perekonomian Masyarakat Lokal

0

Sipinsur-Coffee Fest Toba 2017 merupakan even pariwisata pertama di kawasan Danau Toba yang mengangkat komoditas lokal, yakni kopi, menjadi magnet pariwisata.

Kegiatan pariwisata yang digelar di Taman Wisata Sipinsur, Desa Paranginan, Humbang Hasundutan (Humabahas) itu diharapkan dapat menjadi agenda pariwisata tahunan untuk mengangkat perekonomian masyarakat lokal dari arus kunjungan wisatawan.

Demikian dikatakan Ketua Pelaksana Coffee Fest Toba 2017, Eddy Panggabean di sela-sela pelaksanaan even tersebut. Festival kopi nasional yang diinisiasi Komunitas Horas Halak Hita (H3) bersama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan ini diselenggarakan dua hari, Sabtu dan Minggu (2 – 3 Desember 2017) dengan memamerkan kopi khas petani daerah Sumatera Utara, juga diisi dengan kompetisi barista, workshop kopi, hiburan dan penampilan special dari Ihsan Tarore, pemenang Indonesian Idol 2006.

Pada hari pertama, Sabtu (2/12/2017) even dibuka dengan kompetisi V60 dan Latte Art oleh 50 peserta barista. Peserta yang hadir bukan hanya dari Medan, melainkan ada dari Gorontalo, Bogor, Jakarta, Manado, dan sebagainya. kompetisi penyisihan dan semifinal V60 dan Latte Art ini membuat para pengunjung tidak bisa melepaskan matanya melihat teknik-teknik barista menyeduh kopi. Para kontestan terlihat sangat serius dan bersemangat mengikuti kompetisi ini.

Workshop kopi diisi dengan lima topik, mulai dari regulasi peningkatan usaha kopi, pemasaran komoditas kopi, kisah sukses usaha kopi, sampai dengan dukungan permodalan bagi usaha kopi dikupas tuntas pada workshop ini.

“Kami sangat bangga dengan potensi kopi Sumatera Utara. Kami berharap melalui festival ini, khususnya workshop yang kemarin kita adakan dapat semakin mendorong petani kopi untuk mengembangkan kualitas kopinya, pemerintah juga bisa semakin menaruh perhatian dan mendukung komoditi kopi,” jelas Edy.

Pengunjung pada festival ini juga diajak mengunjungi kebun kopi yang terletak dekat Taman Wisata Sipinsur.

Tengku Said Idris Pardede, salah satu Ketua senior H3 mengatakan, festival ini merupakan bentuk dukungan dan kecintaan kami (Komunitas H3) terhadap pariwisata Danau Toba. “Sebagai Danau Kaldera terbesar di dunia, tentu kita harus mendukung terus sehingga keindahan dan pesona Danau Toba bisa dirasakan dan dinikmati banyak wisatawan,” ucapnya.

“Tentunya kedepannya kita akan terus membuat kegiatan-kegiatan seperti ini, guna untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada disekitar Danau Toba, mulai dari perkebunan, pariwisata, dan sebagainya,” tambahnya.

Coffee Fest Toba juga turut memperlombakan biji kopi hasil budidaya petani kopi Sumut. Kegiatan ditutup dengan final kompetisi barista dan sambutan dari Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor.

“Kami sangat bangga dan senang sekali, Komunitas H3 mengadakan event di Taman Sipinsur, sehingga taman Sipinsur sekarang mulai viral di sosial media. kami juga sangat bangga dengan seluruh peserta. semoga agrowisata kopi sumatera utara bisa semakin maju,” jelas Dosmar.

Facebook Comments