Golput ‘Menang’ di Pilkada Lhokseumawe

0

Lhokseumawe – Tingkat partisipatif masyarakat yang memberikan hak pilihnya di Kota  Lhokseumawe pada Pilkada 2017 masih kurang yakni sekitar 40 persen dari daftar pemilih tetap. Hal ini menunjukkan kaum golput ‘menang’ di Lhokseumawe dengan suara 60 persen.

 

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Malikussaleh Kamaruddin Hasan Kuya di Lhokseumawe, Senin mengatakan, banyaknya pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya yang hampir mencapai 50 ribu lebih disebabkan oleh beberapa faktor.

 

Antara lain, kurangnya tingkat pemahaman tentang arti hajatan demokrasi dimaksud (pilkada), kemudian tidak sampainya undangan memilih (form C6) dan tidak bisa memilih apabila tidak memiliki KTP-e  atau pasport.

 

Dari berbagai faktor penyebab tersebut, yang paling dominan adalah tidak sampainya undangan, sehingga warga enggan ke TPS dalam menggunakan hak pilihnya.

 

Serta ada warga yang tidak memiliki KTP-e meskipun namanya ada di DPT, sehingga tetap tidak bisa memilih, katanya.

 

Oleh karena itu, lanjutnya lagi, ke depan dapat menjadi catatan penting bagi penyelenggara Pemilu untuk membenahinya, mulai dari permasalahan tidak sampainya undangan hingga sosialisasi lain yang dapat mengajak ataupun mempengaruhi masyarakat untuk mengunakan hak pilihnya.

 

Jumlah DPT secara keseluruhan di Kota Lhokseumawe adalah   126.694 jiwa dengan rincian Kecamatan Banda Sakti 56.523, Muara Dua 31.467, Blang Mangat 15.802 dan Kecamatan Muara Satu sebanyak 22.902 jiwa.

 

Sedangkan berdasarkan data Desk Pilkada Kota Lhokseumawe, jumlah total suara sah di Kota Lhokseumawe 74.582 suara dan suara rusak  1.518 suara.

(red/antara)

Facebook Comments