GSR Milad, Santuni Yatim dan Piatu

0

Banda Aceh – Gerakan Suara Rakyat (GSR) merupakan wadah untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi positif dari masyarakat untuk perubahan. GSR diinisiasi oleh Aminulah Usman dan Zainal Arifin yang kemudian ditindaklanjuti pembentukannya sebagai entitas berbadan hukum oleh Teungku Muhammad Balia beserta sejumlah rekan.

Didorong oleh semangat perubahan, GSR menjadi pendukung di garda depan program pembenahan dan penataan kota Banda Aceh. Baik dalam masa kampanye maupun setelah estafet kepemimpinan Banda Aceh berada di pundak pasangan Amin – Zainal.

Kiprah GSR dalam memberi warna positif bagi masyarakat tercatat telah genap 1 tahun, momentum ini disyukuri dengan konsolidasi dan penguatan SDM tim kerja.

Demikian antara lain yang disampaikan oleh Teungku Muhammad Balia di Sektariat GSR, Gampong baro Baiturrahman, Banda Aceh. (31/10/07)

“GSR berdiri kuat ditopang dengan bergabungnya sejumlah Organisasi Islam (Ormas) dan para tokohnya. Antara lain, Ust Umar Rafsanjani, Teungku Mustafa Husen Woyla dan tokoh ormas lainnya.GSR akan terus mengawal dan membantu terwujudnya visi-misi Amin-Zainal sebagaimana yang sudah dikampanyekan. Di antara fokus GSR adalah mengawal penguatan penerapan syariat Islam berdasarkan arahan dari ulama untuk mewujudkan Banda Aceh Kota Gemilang berlandaskan Syariat Islam berazaskan ahlu sunnah wal jamaa”. Pinta balia dengan tegas

Dalam milad pertama ini, perkuat solidaritas anggota, menyantuni yatim-piatu dan membuat syukuran atas tercapainya sejumlah harapan dan cita-cita GSR. (rel)

Dari Teungku Muhammad Balia
Ketua Umum Gerakan Suara Rakyat (GSR)

Facebook Comments