Kader Demokrat Aceh, Beralih Dukung Jokowi

0

Banda Aceh – Sejumlah kader Partai Demokrat di Aceh memutuskan mendukung Jokowi-Ma’aruf dalam Pilpres 2019 nanti. Hal ini dibuktikan dengan masuknya nama-nama mereka dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh.

Keputusan sejumlah kader Demokrat tersebut tentu saja mendapatkan perhatian banyak kalangan di Aceh. Pasalnya, secara arus politik nasional, Partai Demokrat mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kepastian dukungan dari kader Demokrat Aceh ke Jokowi-Ma’aruf ini diketahui dari Surat Keputusan (SK) terbaru Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin terkait pembentukan tim pemenangan di Aceh. SK bernomor 017-B/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018 itu dikeluarkan tanggal 27 September 2018.

SK yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris TKN Indonesia Kerja, Erick Thohir dan Hasto Kristiyanto, itu memuat sekitar 170-an nama. Dengan Ketua Irwansyah alias Muksalmina yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Sekretaris Drs T Sulaiman Badai, dan Bendahara Teuku Syahreza Darwin.

Di dalam struktur tim pemenangan tersebut juga tertera nama Sekretaris Partai Demokrat Aceh, Iqbal Farabi SH, pada posisi wakil ketua. Belakangan, berdasarkan pengakuan dari Ketua Demokrat Aceh, Nova Iriansyah, diketahui ada beberapa kader lain yang juga masuk dalam tim pemenangan Jokow-Ma’aruf.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Aceh, Irwansyah, yang diwawancarai Serambi kemarin, membenarkan adanya nama Iqbal Farabi di dalam SK tim pemenangan. Namun ia meminta Serambi untuk mengonfirmasi langsung hal itu kepada Iqbal atau kepada Ketua Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah.

“Dihubungi saja Pak Iqbal agar ada informasi yang jelas. Coba hubungi Iqbal atau Bang Nova langsung, ini ada 14 anggota lain yang dikirim oleh Bang Iqbal,” kata pria yang akrab disapa Muksalmina ini.

Terkait bergabungnya Iqbal, Irwansyah mengaku sangat menyambut baik. Pihaknya siap menerima politisi manapun dan seluruh masyarakat yang ingin bergabung dalam tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh. “Partai lain yang bukan partai pengusung Pak Jokowi dan H Ma’ruf Amin mau bergabung, kami siap membuka peluang itu,” ucapnya.

Irwansyah juga mengungkapkan bahwa nama-nama yang telah masuk dalam struktur tim pemenangan adalah nama yang diajukan oleh masing-masing partai politik di Aceh. “Nama-nama yang sudah kami daftar ke KIP itu sudah kami ajukan duluan ke tim kampanye nasional. Apabila ada perbaikan, penambahan, kami akan ajukan lagi,” pungkas Muksalmina

Sementara itu, Sekretaris Partai Demokrat Aceh, Iqbal Farabi, mengatakan bahwa target Partai Demokrat pada Pemilu 2019 adalah memperoleh kursi parlemen sebanyak-banyaknya, baik di DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPR Kab/Kota di seluruh Indonesia.

“Demokrat secara kepartaian memang mendukung Prabowo-Sandi. Tetapi memberikan kebebasan kepada kader dalam menentukan pilihannya berdasarkan persamaan arah pembangunan daerah masing-masing,” jelas Iqbal.

Dia pun mengungkapkan alasannya mendukung Jokowi-Ma’aruf Amin. Menurut Iqbal, selama ini banyak program Jokowi sejalan dengan arah pembangunan di Aceh. Banyak program strategis nasional (PSN) yang harus dipastikan keberlanjutannya.

“Kedepannya masih ada beberapa PSN yang lain, yang sangat membutuhkan dukungan politik dan anggaran dari pemerintah pusat. Dan secara pribadi saya merasakan kedekatan emosional dikarenakan selama ini banyak dukungan yang diberikan kepada saya, khususnya dalam menjembatani hubungan kita dengan pemerintah pusat,” demikian Iqbal Farabi.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh, Nova Iriansyah, mengaku sudah mengetahui masuknya Iqbal Farabi dalam tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh.

Bahkan Nova menyebutkan bahwa kader Demokrat yang masuk ke tim tersebut bukan hanya satu orang, tetapi masih ada beberapa orang lainnya.

Bukan hanya Iqbal, kemarin ada beberapa orang malah. Coba cek aja ke Iqbal (nama-namanya),” kata Nova yang diwawancara khusus Serambi melalui telepon, Sabtu (29/9).

Dia mengakui, bahwa komitmen internal Partai Demokrat untuk Pilpres secara administratif di DPP adalah mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. “Kalau di provinsi dan kabupaten kita tidak fokus ke pilpres tapi fokusnya ke pileg,” kata Nova yang juga Plt Gubernur Aceh ini.

Jadi, kalau ada kadernya yang masuk ke tim A dan tim B, dirinya tidak akan mempersoalkan. “Jadi beberapa kader minta izin masuk ke A, ya sudah masuk aja, masuk ke B masuk aja. Dua-dua saya bilang begitu,” kata Nova lagi.

Nova juga mengakui bahwa Iqbal Farabi selaku sekretaris partai sudah berkoordinasi dengan dirinya saat akan bergabung dalam tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh. “Sudah, Iqbal sudah komunikasi dengan saya,” ujar Nova Iriansyah yang mengaku sedang menghadiri acara IMT-GT di Malaysia. (tribunnews)

 

Facebook Comments