Ketum PPP Ditangkap, Sinyal Kekalahan Jokowi di Pilpres?

0

Jakarta – Dewan Pengarah TKN Jokowi-Amin, yang juga Ketum PPP, Romahurmuzy alias Rommy ditangkap OTT oleh KPK.

Hal ini diyakini akan mengerus suara PPP yang notabene mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Saat ini PPP sudah terbelah kedalam dua kubu.

Suara pemilih PPP bisa saja beralih mendukung Prabowo lantaran kader kecewa dengan sosok Rommy yang terjerat OTT KPK.

Sebelumnya diberitatakan, Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandi, Nizar Zahro mengaku yakin pemilih Jokowi-Ma”ruf akan berpindah ke Prabowo-Sandi pada 17 April 2019 mendatang.

Menurutnya, tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuzy atau Rommy dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK merupakan tamparan keras bagi kubu 01 Pasangan Jokowi-Ma”ruf.

“Kapal 01 sudah oleng. Elektabilitas merosot. Para tokoh sekililing banyak berkasus. Satu per satu dicokok KPK,” kata Nizar di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

“Sekarang siapa yang berani bilang rejim Jokowi bersih dari korupsi. Pada 17 April rakyatlah yang akan menenggelamkan 01,” tambahnya.

Lebih jauh, Nizar menilai, Kasus Rommy hanyalah puncak gunung es bahwa di kubu 01 banyak dihuni para politikus berkasus.

“Silahkan lihat sendiri tokoh2 yg merapat mendukung 01. Mayoritas memiliki kasus. Motivasi bergabung ke 01 hanya untuk mengamankan kasusnya. Atau bisa juga bergabung ke 01 karena di bawah tekanan akan diusut kasusnya,” jelasnya.

(red/eramuslim)

Facebook Comments