“Pak Anies, Habisi Semua Simpatisan Ahok di Pemprov DKI! Jangan Ada Intruder di Sisfo Anggaran”

0

Jakarta – Saat Pemprov DKI dan DPRD DKI masih merumuskan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), yang akan ditetapkan sebagai APBD 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah dibully dengan temuan anggaran yang ganjil.

Anies “diserang” dengan temuan-temuan sejumlah usulan anggaran yang tidak masuk akal. Tidak saja nilai nominalnya sangat fantastis, tetapi juga tidak sesuai dengan fungsi barang yang dibelanjakan. Salah satunya, anggaran pembelian lem merek Aica Aibon yang mencapai Rp 82,8 miliar.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Aditya Sarana, langsung menuding Anies telah lalai dan terkesan tidak peduli selama proses penyusunan APBD.

“Ini usulan dari mana? Kenapa lem Aibon dan kenapa angkanya besar sekali? Saya minta gubernur jelaskan, jangan buang badan ke anak buah,” kata William seperti dikutip tirto (30/10) terkait soal Lem Aibon di APBD DKI.

Politisi Demokrat Andi Arief menilai, mata anggaran sebelum diajukan ke DPRD bisa saja terjadi salah input dan sejenisnya, itu hal biasa.

Bahkan menurut Andi, media pernah menemukan duplikasi anggaran Diknas DKI di era Joko Widodo- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang jumlahnya triliunan. “Apakah mata anggaran sebelum diajukan ke DPRD bisa terjadi salah input dan sejenisnya. Menurut saya sangat mungkin. Saat Pak Jokowi dan Pak Ahok pimpin Jakarta, media http://Kompas.com menemukan duplikasi anggaran Diknas DKI jumlahnya trilyunan. Hal biasa, butuh koreksi,” tulis Andi di akun Twitter @AndiArief__.

Anies sendiri sudah berusaha menyisir mata anggaran yang jumlahnya sangat banyak itu. Video upaya Anies itu kini viral di sosial media.

Aktifis politik yang juga vokalis Band Lingua, François Mohede, meminta semua pihak untuk menyaksikan upaya Anies menyisir anggaran DKI. “Ada baiknya kita menyaksikan upaya Mas Gub @aniesbaswedan MENYISIR ANGGARAN  @DKIJakarta utk APBD 2020, sekaligus menepis nyinyiran sampah dari pihak-pihak yang tidak jelas eksistensinya saat ini,” tulis Frans Lingua di akun @francmohede.

Pernyataan keras dilontarkan aktivis buruh Iyut VB untuk para buzzer yang menyerang Anies. “…Semakin salut kepada Pak @aniesbaswedan yang begitu responsif menanggapi kejanggalan-kejanggalan APBD DKI. Jangan sampe terjadi lagi kasus korupsi paling aneh di dunia yang terjadi pada era Ahok: Pemprov membeli lahan sendiri hampir 1 Triliun, gila! (“,),” tulis Iyut di akun @kafiradikal.

Tak  hanya itu, Iyut menduga ada intruder di sistem informasi anggaran yang sengaja memasukkan anggaran tidak masuk akal. “…Pak @aniesbaswedan lebih baik habisi semua simpatisan Ahok di pemprov+lakukan audit forensik. Jangan-jangan ada intruder di sistem informasi anggaran, sengaja masukin anggaran-anggaran ga masuk akal. Polanya aneh: anggaran-anggaran konyol selalu ditemukan oleh partai itu terus. Sekadar saran. (“,),” tulis @kafiradikal.(kl/itoday)

Facebook Comments