PAKAR Aceh Setia Budi Mundur dari Ketua Tim Seleksi SKPA

0

BANDA ACEH – Direktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR) Aceh, Muhammad Khaidir mendesak T Setia Budi untuk mundur dari Ketua Tim Seleksi Pejabat Pimpinan Tinggi (PJT) Pratama atau seleksi terbuka Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Pasalnya nama Setia Budi terdaftar dalam SK Kepala Kanwil Kemenkumham Nomor: W1-306.AH.11.01 Tahun 2017, tentang pengesahan perubahan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Aceh-menjadi Partai Nanggroe Aceh (DPP-PNA).

“Kami desak Setia Budi untuk mundur dari Ketua Tim Seleksi SKPA,” kata Muhammad Khaidir.

Selain itu, kata Khaidir, pihaknya juga mendesak dua nama lainnya yakni Marwan Sufi dan Syarifuddin Z untuk mundur dari tim yang akan menjaring para kepala dinas di bawah pemerintahan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.

Walaupun ketiga nama sudah mengirimkan surat pengunduran diri, namun itu tidak akan bisa mengembalikan sikap kepercayaan publik bahwa tim tersebut akan independen.

“Walaupun sudah menyatakan mundur, tetapi secara de jure masih pengurus PNA, sesuai dengan SK Kemenkumham. Apalagi PNA belum mengirimkan nama-nama untuk mengubah SK di Kemenkumham,” ujarnya.

Menurut Khaidir publik tidak mungkin lagi percaya bahwa tim seleksi yang dibentuk tersebut akan objektif, independen, dan terlepas dari kepentingan politik partai. Sehingga solusinya adalah tim seleksi yang namanya masuk dalam SK Kemenkumham PNA untuk mundur dari tim seleksi.

“Walaupun sudah menyatakan mundur, rasa “orange” itu tetap akan melekat,” ungkapnya.

Khaidir meminta kepada Irwandi Yusuf sebagai kepala pemerintahan Aceh harus bersikap tegas, jangan sampai tradisi yang sangat positif ini tercoreng atau tidak ada nilainya karena tim seleksi merupakan unsur partai politik.

Baca: Selain Setia Budi, Marwan Sufi dan Syarifuddin Z Juga Pengurus PNA

“Kami apresiasi sikap Gubernur Aceh menyeleksi kepala dinas secara terbuka. Kami tunggu sikap tegas Gubernur Irwandi untuk meninjau ulang Tim Seleksi SKPA,” kata Khaidir.

Facebook Comments