Ratusan Ulama Tasawuf se-Asia Tenggara Ikuti MPTT di Pondok Pesantren Al-Huda

0

BANDA ACEH – Ribuan umat Islam dan ratusan ulama tasawuf se-Asia Tenggara mengikuti Muzakarah Pengkaderan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) ke-1 di Pondok Pesantren Al-Huda, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, 14-16 November 2017.

Wali Nanggroe MPTT Banda Aceh/Aceh Besar, Tgk H Halimi Mahmud yang ikut hadir dalam muzakarah itu menyampaikan hal ini lewat siaran pers.

Tgk H Halimi mengatakan di akhir acara itu, panitia penyelenggara muzakarah yang juga Sekjen HaRUM Malaysia atau Pertubuhan Ikatan Kekeluargaan Rumpun Nusantara, Abi Razali menyampaikan pertemuan tersebut menghasilkan sebuah resolusi ditandatangani perwakilan ulama tasawuf se-Asia Tenggara.

“Yaitu menyadari dan meyakini bahwa tauhid tasawuf adalah termasuk bahagian ihsan yang sangat penting sebagai penyempurna iman dan Islam sebagai rukun agama dan sebagai pondasi terhadap segala ilmu lainnya. Tanpa itu, maka segala ilmu yang lain tidak bermanfaat di sisi Allah SWT. Ilmu ini sebagai kunci kesatuan dan kedamaian umat sedunia,” kata H Halimi mengutip hasil muzakarah itu.

Selain itu, kata H Halimi, hasil muzakarah ini juga mendeklarasikan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, baik ulama, pemerintah dan masyarakat biasa agar mendalami ilmu tauhid tasawuf serta mengamalkannya untuk menghilangkan ananiah/keakuan diri.

“Di samping itu, juga mengajak semua pihak agar dapat bersama membudayakan zikir rateb seribee, sehingga menjadikan manusia beriman dan bertaqwa yang akan mendatangkan rahmat bagi sekalian alam,” kata Tgk H Halimi.

Hal ini juga seperti disampaikan ulama kharismatik Aceh, Abuya Syekh Amran Waly Al-Khalidi yang hadir pada muzakarah itu selaku Pimpinan MPTT Asia Tenggara. Turut hadir pada acara ini, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, pejabat lainnya dari Pemprov dan Pemko Gorontalo, pejabat serta tokoh dari berbagai daerah di Indonesia.

Facebook Comments