Terdesak Di Banda Aceh, PSK Online Pilih Hotel Aceh Besar

0

Banda Aceh – Penangkapan PSK Online di hotel Aceh Besar lantaran lemahnya pengawasan dari Pemerintah Aceh Besar dalam penegakkan syariat.

Hotel-hotel di Banda Aceh tegas menolak pasangan non muhrim, karena kerasnya ancaman dari Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Aminullah sudah memberikan warning kepada pengelola hotel di Banda Aceh untuk mengawasi adanya pelanggaran syariat dari para tamu.

Saksinya pun jelas, izin hotel akan dicabut pemko jika kedapatan pembiaran aksi maksiat.

Anggota DPRK Banda Aceh, Abdul Rafur mengatakan berpindahnya lokasi transaksi seksual ke Aceh Besar lantaran tegasnya Pemko Banda Aceh terhadap pemilik hotel.

“Wali Kota Banda Aceh sangat komit menegakkan syariat. Banda Aceh satu-satunya daerah di Aceh yang menugaskan Satpol PP WH patroli 24 jam untuk memantau kondisi kota,” katanya.

Tokoh pemuda Banda Aceh ini meminta pemerintah Aceh Besar mengikuti cara Wali Kota Banda Aceh dalam penegakkan syariat.

“Yang baik-baik di Banda Aceh bisa menjadi contoh bagi Aceh Besar, Bupati bisa memanggil para pimpinan hotel untuk menjaga hotelnya dari aksi prostitusi, sekarang sudah mudah, ada cctv di setiap gang kamar, mudah mantaunya kalau memang ada niat untuk menjaga bumi Aceh dari aksi prostitusi. Lihat bagaimana dulu Wali Kota Banda Aceh kumpulkan semua pimpinan hotel untuk menegakkan syariat Islam,” katanya.

Sebelumnya diberitakan seorang yang diduga sebagai mucikari Pekerja Seks Komersial (PSK) online ditangkap polisi di The Pade Hotel, Lampeuneurut, Aceh Besar, Rabu malam, (21/3/18).

Penangkapan pelaku berinisial MRS (27) bermula saat, anggota Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, mendapatkan informasi perihal adanya praktik prostitusi online, di wilayah hukum Polresta Banda Aceh. Dari info itu, polisi melakukan penyelidikan dan mendapatkan nomor telpon pelaku.

Selanjutnya polisi melakukan undercover (Penyamaran) dengan cara, melakukan percakapan atau chatting melalui media sosial WhatsApp. Lalu, pelaku terpancing dan langsung menawarkan beberapa wanita, untuk diajak kencan dengan cara mengirimkan beberapa foto wanita.

Kemudian, polisi memilih dua wanita yang ditawarkan, dengan tarif sebesar Rp. 2 juta per PSK untuk sekali kencan. Kemudian, setelah disepakati akhirnya pada Rabu, 21 Maret 2018 sekira pukul 23.00 WIB disepakati untuk melakukan transaksi di Hotel The Pade, di jalan. Soekarna-Hatta Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.

Setelah ditunggu beberapa, kemudian pelaku pun mengantar satu orang yang diduga PSK, menggunakan sepeda motor merk Honda Beat warna Hitam, dan dilakukan transaksi di dalam salah satu kamar hotel tersebut, dengan anggota yang melakukan penyamaran. Saat bersamaan, anggota unit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, langsung mengamankan pelaku tersebut berikut dengan Barang Bukti (BB).

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh AKBP. Trisno Riyanto membenarkan penangkapan itu. (modusaceh/htp)

Facebook Comments