Usai Resepsi Kahiyang-Bobby, Jokowi Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Medan

0

MEDAN-Resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di Medan usai sudah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara khususnya Medan dan umumnya seluruh masyarakat Indonesia, yang telah memberikan dukungan bagi terselenggaranya resepsi pernikahan maupun rangkaian ritual adat yang ada di Medan ini,” ucap Jokowi usai acara resepsi Kahiyang-Bobby di Bukit Hijau Regency Taman Setiabudi (BHR Tasbi), Medan, Sumatera Utara, Minggu (26/11).

Sebelumnya putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, juga sempat menyampaikan ucapan terima kasih. Dia dan adiknya, Kaesang Pangarep, menyampaikan terima kasih mewakili keluarga dari Solo.

“Saya dan Kaesang mewakili keluarga Solo ingin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada keluarga bapak almarhum Erwin Nasution dan Ibu Ade Siregar dan juga kepada seluruh masyarakat Medan,” kata Gibran.

Gibran terkesan dengan sambutan masyarakat Medan saat kirab kereta kencana kemarin pagi. “Itu masyarakatnya sangat antusias, sangat tertib, sambutannya sangat baik,” ucapnya.

Prosesi adat pernikahan Kahiyang dan Bobby dimulai Minggu (19/11) dan berakhir pada Minggu (26/11). Sebelum acara resepsi, acara kirab dengan kereta kencana mendapatkan sambutan meriah dari warga Medan.

Bagi-bagi Hadiah
Acara pernikahan Kahiyang Ayu Siregar – Bobby Nasution, kemarin memasuki agenda terakhir. Sebelum resepsi, relawan menggelar Kirab Budaya. Dalam arak-arakan menaiki kereta kencana dari Medan International Convention Center, Joko Widodo membagi-bagi hadiah pada warga yang menyemut di dua sisi jalan yang dilewati hingga ke Bukit Hijau Regency (BHR) Taman Setia Budi.

Diiringi musik khas Mandailing dan orkes khas Melayu, kereta kencana mengawali Kirab Budaya. Ada tujuh kereta kencana utama yang ikut perjalanan 2,6 kilometer tersebut. Mempelai berada di kereta pertama diikuti Jokowi dan Ny Iriana serta Kaesang Pangarep. Kereta selanjutnya diisi orangtua mempelai pria, Ade Hanifah Siregar dan Doli Sinomba Siregar di kereta ketiga. Kerta keempat diisi Gibran – Selvi serta Jan Ethes. Kereta selanjutnya ada orangtua Joko Widodo dan pamannya.

Kirab dimulai pukul 09:45 WIB atau molor dari jadwal semula tapi di start sejak dini hari sudah dipenuhi massa. Warga yang datang sempat diminta tidak masuk ke lokasi karena diisi dengan relawan dalam busana etnik, termasuk rombongan Parfi Sumut.

Saat rombongan mempelai dan keluarga tiba, hiruk-pikuk mengemuka sebab massa mendekat tapi dibatasi petugas. Kahiyang  Siregar-Bobby Nasution mengenakan baju adat Mandailing lengkap nuansa keemasan, Kahiyang berkebaya panjang warna kuning lemon.

Di depan kirab ada barisan mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai berbusana adat Minang, Palembang hingga Papua. Beda dengan barisan kirab di belakang mempelai, barisan yang di depan dengan model yang bertubuh kekar namun luwes dalam senyum. Di antara model prianya bersorot tajam.

Meski yang jadi perhatian adalah kereta diisi pengantin, tapi massa lebih fokus pada kendaraan yang dinaiki Joko Widodo dan istri serta Kaesang Pangarep. Ketika warga memanggil ‘Pak Presiden’… ‘Pak Jokowi’, Presiden Republik Indonesia itu membagi-bagi hadiah.  Ia melempar goodie bag hitam yang di dalamnya rupa-rupa barang. Ada buku, scraf, kipas dan t-shirt.

Selama hampir sejam di kereta dalam rombongan kirab, Jokowi terus memberikan hadiah tersebut pada warga yang antusias berbanjar di pinggir jalan. Sejumlah pejabat ikut jalan mengiringi kirab seperti Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Wakasad Letjen TNI H Siburian dan mantan Pangdam I/BB Letjen Purn Lodewijk Paulus serta sejumlah jenderal aktif. Begitu sampai ke lokasi acara,  kedua pengantin didampingi orangtua berjalan memasuki tempat resepsi dan disambut dengan tari Sabe-sabe yang bergemuruh.

Rombongan kirab pun bergabung dengan 106 orang tetamu khusus yang datang dari Jawa Tengah dipimpin Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.

Usai menjamu tetamu di dalam, rombongan Presiden Jokowi dan sejumlah menteri menemui warga yang menyemut berada di luar lokasi pesta,

khususnya di Ring Road didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kapendam I/BB Kol Inf Eddy Hartono dan sejumlah pejabat daerah. Kali ini dikawal dengan petugas beruniform TNI mulai dari AD hingga matra lain termasuk PM, Jokowi kembali membagi-bagi hadiah pada publik yang berdiri melambai tangan padanya.

Dari dalam mobil yang seluruh kacanya diturunkan, Jokowi lebih sering membagi-bagikan souvenirnya ke publik. Di dalam mobil terlihat Ibu Negara yang melambai ke kiri kanan. Rombongan terus menuju Jalan Asrama menembus Jalan Krakatau dan masuk ke tol.

Naik Delman Karo
Gubsu HT Erry Nuradi bersama istri, Ny Evi Diana br Sitorus ikut memeriahkan kirab budaya tersebut.

Saat hendak memasuki pintu VVIP, Tengku Erry dan istri tidak kalah mencuri perhatian warga dibandingkan keluarga presiden. Erry tampak langsung diserbu warga yang ingin bersalaman serta berfoto.

“Pak Gubernur, saya mau salaman,” teriak warga. Mendengar teriakan itu, Erry langsung bereaksi dengan mendatangi kerumunan dan menyalami warga satu per satu. Tidak lama kemudian, pasukan pengaman mengarahkan Erry untuk masuk ke lokasi acara ngunduh mantu.

Doa, Pesan dan Kesan
Ada pesan dan kesan tersendiri dari para tokoh maupun pejabat negara yang hadir di acara resepsi pernikahan Kahiyang dengan Bobby.

Seperti Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie atau Ical yang turut hadir di resepsi pernikahan itu. Ical mendoakan Kahiyang dan Bobby dikaruniai 10 anak.

“Saya kira mudah-mudahan anaknya sepuluh, itu saja,” kata Ical di lokasi.

Ical juga berharap Kahiyang dan Bobby bisa terus saling menyayangi. Selain itu apabila ada perbedaan bisa diselesaikan dengan baik-baik. “Kita harapkan bahwa Kahiyang sama Bobby baik-baik, sayang menyayangi. Kalau ada perbedaan jangan berkelahi, tapi selesaikan dengan baik-baik,” tuturnya.

Politikus Golkar lainnya, Yorrys Raweyai, menilai pernikahan Kahiyang dan Bobby berlangsung sederhana. Prosesi yang kental adat itu juga dipuji Yorrys.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang juga tampak hadir dengan istri mengapresiasi jalannya resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution di Medan. Menurutnya, resepsi ini merupakan yang terbesar di Medan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono juga memuji resepsi pernikahan Kahiyang dan Bobby. Menurutnya, ini adalah pesta rakyat.
“Ini lebih kepada pesta rakyat karena partisipasi berjalan dengan baik, ini sebuah peristiwa yang bisa dilihat refleksi kecintaan masyarakat,” tutur Agung.
Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) berpesan agar Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution selalu akur dalam berumah tangga. Dia pun memuji gelaran resepsi putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kental dengan budaya itu.

Harapan dan doa sebelumnya juga disampaikan jajaran menteri Kabinet Kerja. Mereka juga memuji kekayaan budaya dan adat dalam pernikahan Kahiyang itu. Menteri ESDM Ignasius Jonan menyebut acara pernikahan Kahiyang itu menunjukkan kebinekaan Indonesia.

“Ini karena yang satu dari Solo dan (satunya lagi) dari Sumatera Utara, kami tambahkan kebhinekaan Indonesia. Ini satu kegiatan yang luar biasa sampai masyarakat juga tahu, kekayaan adat kita luar biasa,” ucap Jonan.

Sedangkan, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pernikahan Kahiyang kental akan adat yang harus dipelihara.
“Inilah kekayaan budaya kita, patut disyukuri. Waktu di Solo, pernikahan mas Gibran kan beda karena sesama orang Solo. Presiden meluangkan waktu untuk menghadiri acara adat yang cukup kompleks, tapi itulah kekayaan itu. Presiden mendengarkan orang Batak yang saya juga tak gitu mengerti, itulah yang perlu dipelihara supaya tetap menjaga kebudayaan, jangan dengan slogan saja,” ujar Luhut menambahkan.

Senada juga dengan Jaksa Agung RI HM Prasetyo dan Mendagri Tjahjo Kumolo yang turut hadir di acara tersebut berharap agar bahtera rumah tangga kedua mempelai dapat menjadi cerminan bersatunya NKRI. “Ini pernikahan dua anak muda yang dapat dicerminkan, satu dari barat dan satu dari timur, dibingkai dalam NKRI di acara pernikahan ini,” ucap Jaksa Agung yang kala itu didampingi Kajati Sumut Bambang Sugeng Rukmono.

“Semoga bahagia dan menjadi pasangan yang sakinah, mawadah dan waromah,” kata Mendagri. Selain itu, para menteri yang juga mendoakan kedua mempelai saat diwawancarai di antaranya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, Kapolri HM Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Muhadjir Efendi dan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Maruarar Sirait.

Facebook Comments